Skip to content

Menjenguk dan Mencari Tahu Keadaan Saudaranya

Desember 30, 2010

Kapan terakhir kali anda menengok saudara jauh Anda?  Kapan terakhir kali anda melihat dan berkunjung kepada saudara jauh Anda? Apakah kita sudah mampu memastikan bahwa saudara kita memang tidak sedang kesusahan? Apakah kita bisa memastikan bahwa hari ini saudara kita memang tidak sedang membutuhkan pertolongan kita?

Ada seseorang ikhwan dan akhwat (pasangan suami istri) yang memang memiliki rutinitas dan kebiasaan untuk mengunjungi saudaranya selama kurun waktu 1 bulan sekali. Minimal lewat telepon atau via sms. Itu ia lakukan demi mengetahui kondisi adik ipar, sepupu, kakak kandung yang rumahnya cukup jauh dari kediamannya, atau bahkan  hanya sekedar bertegur sapa kepada orangtua yang sudah lama ditinggalkannya setelah sekian lama menikah.

Kenapa masih seperti itu? “ya semoga dengan rutinitas seperti ini, saya dan suami memang bisa memperhatikan saudara-saudara yang lain meskipun belum intens. Jangan sampai kejadian dulu terjadi lagi, dulu ketika saudara sedarah, adik yang kini sudah menikah dan tinggal di luar kota kami kunjungi ketika musim lebaran tiba ternyata sungguh mengenaskan. Masya Allah begitu malunya diri ini, sebagai seorang kakak saya tidak tega ternyata di rumah adik ini tidak ada beras untuk makan malam, bahkan beliau sempat untuk mencoba meminjam (berhutang) kepada warung yang ada disebelah rumah, dan kejadian ini memang bukan sesekali tetapi bahkan sudah berkali-kali.

Ya Allah begitu perihnya hati ini, karena dirumah kadang ada makanan yang bahkan hingga tidak habis ketika disediakan. Maka sejak itu, saya memohon dan meminta kepada adik untuk selalu menceritakan hal-hal yang terjadi dalam rumahtangganya sehingga penderitaan ini bisa di bagikan dan kami bantu selesaikan..”

Saudaraku bukankah saudara seiman itu seperti satu tubuh? Ketika yang satu mengalami sakit, maka bagian tubuh yang lain merasakan dan mengalami penderitaan yang sama… Sekali lagi, kapan terakhir kita menanyakan kondisi saudara saudara kita?

Ada yang mau bersegera?

 

Sumber :  dari sebuah buku berjudul “101 Catatan Pembakar Semangat”

Semoga bermanfaat bagi para pembaca…🙂

From → Artikel

6 Komentar
  1. Subhanallah, saya jadi ingin melayangkan beberapa sms ke handai taulan. Jazakallah ya Ilmunya😀

  2. nasehat luar biasa. introspeksi tuk saya..

  3. nasehat untuk saya juga

  4. trima kasih nasehatnya..

Trackbacks & Pingbacks

  1. Tweets that mention Menjenguk dan Mencari Tahu Keadaan Saudaranya « Zakat On Twitter -- Topsy.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: