Skip to content

Cinta Rasul

Oktober 21, 2010

Kekecewaan yang mendalam adalah ketika cinta tak terbalas, ibarat peribahasa yang mengatakan “Bagaikan bertepuk sebelah tangan“, akan tetapi tidak ada yang paling indah dan membahagiakan selain ketika cinta terbalaskan dan mendapat jawaban.

Sahabat pejuang yang budiman, kita tidak sedang membahas cinta anak-anak remaja melainkan yang sedang kita bicarakan adalah cinta kita kepada orang yang mencintai sang Maha pemilik cinta (Allah) dan dicintai oleh–Nya yakni Habibuna Nabi Muhammad SAW yang telah berjuang menebar cinta di seluruh jagat raya (Rahmatan Lil ‘Alamiin), maka hanya para pecinta sejati Nabi itulah yang memperoleh balasan cinta-Nya, adapun balasan itu adalah :

1. Cinta Sang Maha pencinta

Para pecinta sejati dengan setia mengikuti jejak langlah Nabi mereka akan mendapat balasan cinta dari Allah dan Rasul-Nya sebagaimana Firman Allah swt dalam Al-Qur’an surat Al Maidah (5:54):

“ Wahai orang-orang yang beriman! Barang siapa di antara kamu ada yang murtad dari agamanya maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia cinta mereka dan meraka mencintai-Nya, bersikap lemah lembut kepada orang-orang beriman, tetapi bersikap tegas kepada orang-orang kafir, berjihad dijalan Allah, tidak takut terhadap celaan orang yang suka mencela, itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah Maha Luas (pemberianya), Maha Mengetahui “

2. Kemenangan

“ Barangsiapa yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai penolongnya, maka sungguh pengikut (agama) Allah itulah yang menang. QS Al-Maidah (5:56). Kemenangan yang hakiki akan diraih oleh para pecinta sejati, dalam berbagi pertarungan yang dihadapi, pertarungan dzahir dan bathin.

3. Mendampingi Sang Kekasih

Para pecinta dan pengikut rasul maka mereka akan ditempatkan dengan para pecinta sejati lainya secara berdampingan, Allah SWT berfirman : “Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul-Nya, maka mereka akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati  syahid dan orang-orang shaleh, mereka itulah teman sebaik-baiknya. QS An-Nisaa (4:69)

4. Menikmati Al Haudh

Al Haudh adalah telaga Rasulullah SAW .Dalam shahih Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash ra ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Panjang telagaku sejauh perjalanan satu bulan, sudut-sudutnya juga seperti itu, airnya lebih putih dari air susu, baunya lebih harum dibanding kesturi, cangkirnya sebanyak bintang di langit, siapa saja yang meminumnya ia tidak akan pernah merasa haus selamanya”

Orang yang akan menikmati  Al Haudh adalah mereka yang mencintai dan mengikuti Sunnah Nabi, sementara orang-orang yang menyalahi sunnah-Nya dengan melakukan kegiatan ibadah yang tidak pernah Beliau contohkan yang dikenal dengan perbuatan “ Bid’ah” mereka adalah orang yang tidak diizinkan menikmati Al Haudh.Dalam sebuah riwayat di ceritakan : “ Ketika semua Ummat Rasul berbondong-bondong mendatangi Al Haudh tiba-tiba Malaikat mencegah sekelompok orang dan menjauhkan mereka dari al Haudh, lalu rasulullah saw berkata : Itu Ummatku Juga ! tapi Malaikat menjawab : Wahai Muhammad Anda tidak tahu apa yang mereka perbuat setelah anda tiada “

Do’a Agar Cinta Terbalas

“Aku mencintaimu wahai Mu’adz”. Demikianlah ungkapan cinta Rasul yang disampaikan kepada sahabat dan pecinta sejatinya yakni Mua’dz bin Jabal (semoga Allah meridlainya) dalam satu kesempatan, kemudian Nabi melanjutkan bukti cinta-Nya dengan memberikan hadiah istimewa kepada beliau dengan sabdanya: Aku pesankan buatmu suatu do’a yang harus kamu baca dalam setiap selesai shalatmu;

“Allahumma A’inni ‘Ala Dzikrika Wasyukrika Wa Husni ‘Ibadatika “

Ya Allah Bantukah aku untuk senantiasa mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan beribadah dengan baik pada-Mu

Wallahu ‘Alam Bishawaab.

Oleh Iwan Kartiwan Mashur, LC
Direktur Program Pemuda Mandiri Jabar, lulusan LIPIA Jakarta
Cabang Universitas Imam Ibnu Suud Riyadh Saudi Arabia

From → Artikel

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: